Suatu hari sebuah keluarga kaya pergi jalan-jalan ke pelabuhan, namun tragisnya anak mereka yang hanya satu satunya tiba tiba terpeleset… dan jatuh ke laut…
Dengan penuh kepanikan, ayah dan ibunya berteriak minta tolong. Namun tak ada satu pun yang berani menolong anak tersebut karena teralu berbahaya.
Singkat cerita, 10 menit kemudian tiba tiba…
Byuurrrr….
Ada yang terjun ke air dan menyelamatkan anak tersebut.
Setelah sampai di atas, ternyata sang dewa pwnyelamat itu adalah seorang kakek yang sudah sangat tua dan lemah. Dengan penuh rasa terima kasih sang ibu berkata kepada kakek.
“Karena telah menyelamatkan anak saya, apapun yang kakek minta pasti saya akan penuhi.”
Kakek minta apa??? Tinggal katakan. Mobil? Rumah mewah? Atau apa Kek???”
Kakek hanya menggeleng sambil mengatur nafas yang masih tersengal sengal, dia berkata:
“Saya hanya minta satu saja”
“Katakan kek, semua yang kakek minta pasti saya kabulkan.”
Permintaan kakek simpel saja…
“Siapa yang mendorong kakek tadi?????????”
“?#$%^$%*&()*??$^^%$^$^$”
Ada tiga penjahat yang dihukum berat selama 20 tahun penjara.Tapi sebelum dihukum mereka masing-masing diberikan satu permintaan barang yang akan dikabulkan.
Penjahat 1 meminta mesin jahit dan bahan pakaian.
Penjahat 2 meminta komputer penjahat 3 meminta rokok 1 truk.
Setelah 20 tahun ketiganya bebas penjahat 1 bisa menghasilkan ratusan pakaian penjahat 2 menjadi hacker lalu penjahat 3 selepas melewati gerbang penjara dengan memelas kepada penjaga gerbang berkata : “Pak, boleh minta apinya?!”
Ketika Gus Dur bersama rombongan sedang mampir di sebuah restoran langganannya.
Seorang pelayan baru restoran memghampiri rombongan Gus Dur dan menawarkan hidangan:
Pelayan Baru : Selamat siang…bapak2 silahkan pesan hidangan dari restoran kami…
Gus Dur : mbak..mbak…saya pesan SUSU SAPI ya…
Pelayan Baru: ya..pak…
(setelah semuanya memesan pelayan restoran pergi meninggalkan GUS DUR & rombongan menuju dapur restoran)
Setelah sampai di dapur, pelayan ditanya sama pemilik restoran.
Pemilik Restoran : eh…td itu rombongannya GUS DUR loh…jgn smpe salah buat pesanannya…ntar malu2in restoran kita…!!
Pelayan Baru : terus gmn mbak..??
Pemilik Restoran : Lihat..lihat…pesanannya…
eh…itu pesanan GUS DUR pake es apa nggak? biasanya dia pake es…
Pelayan Baru : Oh…salah ya mbak…y udah tak tanya dulu ama Gus Dur…
(lalu Pelayan Baru itu kembali menghampiri rombongan Gus Dur)
Pelayan Baru : Maaf Gus… tadi susu sapinya pake Es apa gak?….
Gus Dur : Ya pake to mbak…kalau nggak pake “S” masak “U-U API”…???…
(semua rombongan Gus Dur tertawa terbahak2 mendengar guyonan Gus Dur)
Suatu hari ibu Kiem sedang ingin pergi ke pasar, makanya dia meminta ke 3 anaknya untuk mengantarnya.
Anak pertama bernama SIM, anak kedua bernama Helm, anak ketiga bodoh
Bu Kiem: Sim anterin ibu ke pasar yuk…
Sim: ahhh ntar dulu deh bu saya mau makan dulu
Bu kiem: Helm anterin ibu ke pasar yukk…
Helm: ahh ibu aku mandi dulu deh
Bu kiem: bodoh anterin ibu ke pasar yukkk…
Bodoh: ayo….
Di perjalanan bodoh diberhentikan polisi, si bodoh bertanya
Bodoh: pak kok saya diberhentiin sih????
Polisi: coba saya liat Sim-mu
Bodoh: lagi makan pak
Polisi: Helm-mu mana?
Bodoh: lagi mandi pak
Polisi: kamu bodoh-ya ??!!!!!!(dengan muka marah sekali)
Bodoh: iya pak kok bapak tau….hehehehehehehhe
Perampokan
Ini perampokan semuanya angkat tangan……….
Yang ganteng ke kanan……….
Yamg cantik ke kiri……….
Yang jelek ke tengah……..
Hey kamu!!! Ya kamu jangan pura-pura baca sms
Cepat ke tengah
Suatu hari si Tuli hendak pergi memancing. Dengan membawa peralatan memancing, si Tuli melewati rumah si Pekak, dan terjadilah dialog sebagai berikut :
Si Pekak : Li, kau mau pergi memancing ya…..???
Si Tuli : Nggak akh…. aku cuma mau mancing kok…
Si Pekak : Ooo..ooo..kirain tadi kau mau mancing… yah udalah.. lanjut lah
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته
Berita Duka,
Diberitahukan oleh hari Senin pada hari Selasa.
bahwa hari Rabu meninggal pada hari Kamis.
Hari Jum’at akan diberitahu oleh hari Sabtu.
Bahwa hari Minggu libbbbuuuuuuuuuuuuuuur.
kwakkwakkwakkwakkwakkwakkwak
Gambar Ir. Soekarno dan Moh. Hatta pada uang 100.000,00,-
klo 50.000,00,- I Gusti Ngurah Rai
klo 20.000,00,- Otto Iskandar Dinata
klo 10.000,00,-Sultan Mahmud Badaruddin II
klo 5.000,00,- Tuanku Imam Bonjol
klo2.000,00,- Pangeran Antasari
klo 1.000,00,- Kapitan Pattimura nah, klo Jendral Sudirman uang berapa hayo?
Seorang ibu genit melapor ke pos polisi, karena dompet yang dikantonginya raib dibawa copet. Sambil menangis sang ibu mengaku kehilangan uang jutaan rupiah.
“Dia menyopet seluruh uang saya, semuanya,” cerita sang perempuan.
“Di mana Ibu menyimpan, uangnya?” tanya Polisi.
“Di sini, dalam lipatan rok,” ungkapnya sambil menunjuk perut, tempat uangnya disimpan.
“Apa Ibu tidak merasa waktu pencopet meraba atau memasukkan tangannya?” tanya polisi kembali.
Sambil terus meremas jari sang perempuan menjawab, “Merasa sih merasa, tapi saya tidak menyangka kalau tujuannya seburuk itu”
Ketika sedang duduk-duduk di depan rumah,
Kiki dan Kiko melihat seorang tukang roti lewat dengan gerobaknya.
Kiki dan Kiko pun memanggil tukang roti itu dan menghampirinya.
Kiki: “Ada roti apa aja bang?”
Tukang Roti: “Macem-macem dik”.
Kiki: “Yang ini apaan bang”.
Tukang Roti: “Itu duren, trus yang ini kelapa.”
Kiko: “Kalau yang ini?”
Tukang Roti: “Itu nenas dik, srikaya juga ada tuh.”
Kiko: “Lha rotinya mana bang, dari tadi kok buah-buahan mulu?”
Tukang Roti: “$#*&%$#$#%T”