Wakakapedia.com

Teganya Temanku

Semalam sore seperti biasanya aku dan beberapa teman sekantor datang dan bergabung di disuatu tempat, ya..tempat yang persis ditepi jalan, dijadikan pos untuk saling berbagi suka dan duka serta tempat bertukar informasi sebagai kegiatan yang rutinitas.

Sore itu kami minum arak sekedar mengisi waktu sambil berdendang menyanyikan beberapa buah lagu favorit yang diiringi dengan sebuah gitar. Waktupun tak terasa sudah berlalu, jam menunjukan pukul 20.00 wib. Bermaksud hendak mencari udara segar atau sekedar “membuang hasil pengolahan arak”, aku berjalan dari tempat itu ke depan sekira 10 langkah.

Tiba-tiba melintas sebuah mobil truck dengan kecepatan yang lumayan. Terkejut melihat aku, supir truck berusaha mengindar dengan membanting setir kekanan, uups…aku terhindar, tapi naas bagi truck itu menabrak sebuah pohon. Sungguh kejadian yang sangat cepat, pohon itupun tumbang tepat menimpah aku, batang pohon sebesar paha tertimpa tepat diwajahku.

Sebenarnya teman sekantor menyaksikan peristiwa itu, tragisnya… mereka tidak mau menolong sembari tetap bernyanyi dengan asyik, “Sungguh tega kalian teman-teman”. ingin rasanya aku berteriak minta tolong, tapi apa daya batang pohon yg menimpa berada tepat dimulut dan hampir menutup hidungku yg sudah mulai sulit bernafas.

Kedua tanganku pun tak kuasa bergerak, aku berusaha meronta dari tindihan batang pohon itu. Usahaku tidak sia-sia, batang pohon mulai bergelinding dari wajahku. Bukannya terasa lega, batang pohon itu bergelinding pindah menindih leherku. merasa tersesak aku minta tolong sekeras-kerasnya, tapi tidak bisa mengeluarkan suara sebab leherku sudah tercekik batang pohon. Dada sudah penuh sesak, mungkin inilah ajalku, dalam hati aku berdoa sambil menangis.

Lalu tiba-tiba………..Aku terbangun dari mimpi, kulihat kaki kanan istriku memang melintang tepat di leherku, dengan segera kuhempaskan kakinya….”batang pohon sialan…!!! hampir mati aku gara-gara kau..!!!”.

Aku duduk dengan nafas ngos-ngosan sambil merenung, …Iiih sungguh tega teman-teman sekantorku yang tak mau menolong aku.

“Ada apa pa ?” tanya istriku yg juga terbangun dari tidurnya. “Ada apa ada apa lagi kau bilang…!!!, aku tertimpa pohon, teman-teman sekantorku nggak mau menolong aku” kataku.

“Pohon apa?, mana pohonnya pa? ” tanya istriku keheranan. “Pohon itu kakimu…!!!!” imbuhku. “Sory deh..pa” katanya sembari tersenyum-senyum.

Kategori: Dewasa|Pengalaman Lucu Tags: , — 2 March 2010 |

Gambar Lucu Kaki Indah

Kaki Indah

Kategori: Gambar Lucu Tags: , — 15 October 2009 |

Mengapa ayam menyeberang Jalan?

Mengapa Ayam Menyebrang Jalan?

Berikut jawaban-jawaban mereka:
Guru TK:
Supaya sampai ke ujung jalan.

FBI:
Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

Aristoteles:
Karena merupakan sifat alami dari ayam.

Ma rtin Luther King, Jr.:
Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa.

Freud:
Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.

George W Bush:
Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami. Tidak ada pihak tengah di sini!

Darwin:
Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.

Einstein:
Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah ayam itu, itu semua tergantung pada
sudut pandang kita sendiri.

Nelson Mandela:
Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan! Dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati!

Thabo Mbeki:
Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan jalan.

Isaac Newton:
Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.

Programmer Oracle:
Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan, maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam yaitu nyeberangable, ayam-ayam yang ingin atau bisa menyeberang diharuskan untuk mengimplementasikan nya jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah loosely coupled.

Sutiyoso:
Itu ayam pasti ingin naik busway.

Soeharto:
Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya dikebumiken saja.

Habibie:
Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.

Ariel:
Karena ingin menghapus jejakmu

Nia Dinata:
Pasti mau casting ’30 Hari Mencari Ayam’ ya?

Desi Ratnasari:
No comment!

Dhani Ahmad:
Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana juga…

Chinta Laura:
Ayam nyebrang jhalaan..? Karena gak ada owject…biecheeck. …

Julia Perez:
Memangnya kenapa kalo ayam itu menyeberang jalan? Karena sang jantan ada di sana !
Daripada sang betina sendirian di seberang sini, yaaahhhh dia kesana
laahh…
Cape khan pake alat bantu terus?

Roy Marten:
Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf…
(sambil sesenggukan) .

Butet Kartaredjasa:
Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?

Megawati:
Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?

Harmoko:
Berdasarkan petunjuk presiden

Gus Dur :
‘Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot!’

Roy Suryo:
Ini rekayasa, kalau saya teliti dari metadata ayam tersebut bahwa ayam itu telah mengalami modifikasi sedemikian rupa sehingga jadilah dalam tanda kutep ayam yang sempurna. Jadi bahwa ayam ini adalah rekayasa adalah bhenar bahwa 100% ini adalah rekayasa. (ribet ngomongnya sambil matanya jelalatan)

Kategori: Binatang Tags: , , — 8 June 2008 |