Wakakapedia.com

Pingin jadi apa???

Suatu hari, di sebuah sekolah ada seorang guru dan 3 orang murid yang bernama Amin, Budi, dan Adi. Sifat Amin dan Budi rajin, sedangkan Adi pemalas. Lalu suatu hari sang guru pun bertanya.

“Amin, kamu kalau sudah besar pengen jadi apa???”
“Jadi guru, bu!” jawab Amin
“Kenapa kamu ingin jadi guru?” tanya guru kembali
“Soalnya bisa ngajarin ilmu ke orang lain bu!” kata Amin
“Ooo… bagus, bagus” jawab guru kembali.

“Kalau kamu, Bud? pengen jadi apa???”
“Saya pengen jadi dokter bu!”
“kenapa???”
“Biar bisa ngobatin orang lain yg sakit bu guru!” jawab Budi.
“oooo…bagus juga”

Lalu sang guru pun bertanya pada Adi yang mulai ngantuk.

“Adi, kamu kalau sudah besar pengen jadi apa???”
“DPR bu!!!”

“Wah, cita-cita yang sangat bagus. Kenapa kamu pengen jadi anggota DPR???”
“Soalnya pas lagi kerja bisa tidur, terus gajinya juga besar bu!!!”

Gubrak!!

Kategori: Anak-anak 28 April 2011 |

Gak Masuk Sekolah

Soni sering tidakmasuk sekolah tanpa alasan,suatu hari dimarahi oleh gurunya.

Guru: Soni kalau kamu nggak masuk karna sakit atau halangan,kan kamu bs kirim surat!
Soni: Dulu soni pernah kirimsurat tapi gak pernah di bales, jadi malas untuk buat surat lagi…… ;-)

Kategori: Anak-anak|Sekolah Tags: , — 20 January 2009 |

Bahaya, memiliki rumah tipe 21

Ada keluarga muda, baru punya satu anak berumur 5 tahun bernama Ipung;
Mereka tinggal di perumahan type 21. Karena rumah type 21 hanya ada 1 kamar tidur, praktis mereka : bapak, ibu, dan anak tidur dalam satu kamar dan satu tempat tidur.

Sebenarnya tidak ada masalah, hanya setiap kali bapak sama ibu mau “bobo2 an” mesti kucing-kucingan, nungguin Ipung tidur dulu. Untuk memastikan apakah si Ipung udah tidur apa belum mereka mengetest dengan cara memanggil Ipung, kalau Ipung menyahut berarti belum tidur, kalau Ipung diam berarti udah tidur, berarti aman untuk beraksi.

Suatu malam seperti biasa mereka lagi mood untuk beraksi, terlihat si Ipung sudah terlelap. Maka sang bapak mencoba ngetes memanggil.

BAPAK : ” Ipung ?!!! ”
IPUNG : ” Ya, pak ? ”
Wah, ternyata Ipung belum tidur. Mereka terpaksa menunggu.
Setengah jam kemudian, gantian si Ibu mencoba ngetes lagi.

IBU : ” Ipung ?!!! ”
IPUNG : ” Yaa, buuu ? ”
BAPAK : ” Gila, belum tidur juga!
(gerutu si bapak dalam hati saking jengkelnya )

Terpaksa mereka menunggu lagi. Setengah jam ditest lagi, ternyata Ipung masih belum tidur juga. Berkali-kali begitu terus. Akhirnya bapak-ibu kehabisan kesabaran, Ipung betul-betul dibangunin dan dimarahin habis-habisan. Ipung menangis dan bingung soalnya kan nggak tahu masalahnya apa. Paginya di sekolah Ipung mengadu kepada ibu guru bahwa semalaman dimarahin habis-habisan oleh orang tuanya. Ibu guru bertanya kejadiannya, Ipung kemudian menjelaskan semuanya, Ibu guru rupanya menangkap permasalahnya apa, maka kemudian dia menasehati Ipung, “Ipung, kalau sudah malam di atas jam 10.00 Ipung harus tidur, dan kalau bapak/ibu memanggil Ipung tidak usah menyahut, pura-pura saja nggak mendengar” begitu ibu guru menasehati Ipung.

Malamnya Ipung mengikuti nasehat ibu guru. Beberapa kali Ipung dipanggil nggak menyahut, padahal Ipung sebenarnya mendengar karena memang belum tidur. Tapi karena takut dimarahi lagi, maka Ipung diam saja. Bapak-ibu sepakat bahwa Ipung sudah tidur. Mereka juga sepakat untuk memulai permainan lalu mereka mematikan lampu. Ipung sebenarnya ketakutan karena gelap, tapi dia juga takut dimarahi maka dia diam saja.

Permainan pun makin berjalan seru. Heboh. Menggairahkan. Sampai Ipung juga keheranan krn tempat tidur terus bergoyang semakin keras dan cepat, tapi dia tetap diam saja.

Sampai akhirnya mereka sudah mau mencapai puncak permainan.
BAPAK : ” Aduuuh,buu.. .. aku mau keluar !!!”
(kata si bapak sambil gemeteran)
IBU : ” Paaak, aaaku juga mau keluaaarrrrr ”
(kata Si Ibu nggak mo’kalah)
IPUNG : ” Ipung ikuuuuuut!!! ! ”
(Ipung langsung teriak ketakutan)

by ianbali

Kategori: Dewasa|Keluarga|Umum Tags: , , , — 14 June 2008 |

Si Kecil Joni Jatuh Cinta

Ibu guru perhatikan akhir-akhir ini si kecil Joni menurun prestasinya. Suatu hari seusai jam sekolah diapun mengajak Joni bicara.

“Ibu perhatikan akhir-akhir ini nilaimu menurun. Ada apa?”

Si kecil Joni menjawab, “Saya lagi jatuh cinta Bu Guru”

“Sama siapa?”

“Sama bu Guru”, jawabnya dengan wajah memerah. Bu guru memang orangnya cantik.

Kelihatannya bu guru tidak asing dengan sikap murid semacam ini. Diapun menjawab dengan lembut, “Joni, kamu tau itu nggak mungkin. Memang Ibu sendiri suatu saat akan punya suami, tapi Ibu tidak menginginkan seorang anak kecil”

“Oh, soal itu Ibu nggak usah kuatir”, sahut Joni dengan nada meyakinkan, “Joni akan pake kondom”

Kategori: Dewasa|Umum Tags: , , — 24 May 2008 |