Registrasi penduduk

Suatu hari, Elang akan pergi untuk mendaftar sebagai penduduk di kota Elang. Elang pun masuk ke kantor.
Walikota: “Mau ngapain?”
Elang: “Mau registrasi, Pak!”
Walikota: “Oky doky, siapa nama anda?”
Elang: “Elang!”

Walikota: “Nama panjang anda?”
Elang: “Elaaaaannnggg!!”
Walikota: “Tempat lahir anda?”
Elang: “Kuburan.”
Walikota: “Lho, kok kuburan!”
Elang: “Soalnya, waktu ibu saya melahirkan saya, ibu saya langsung mati.”

Walikota: “Terus, kapan anda lahir?”
Elang: “Malem Jum’at kliwon.”
Walikota: “Nomor telopon?”
Elang: “Ga nol ga nol.” (3030)
Walikota: “Oky doky coy, sudah lengkap!”
Elang: “Terus, saya sudah terdaftar, Pak?”
Walikota: “Belum.”
Elang: “Lho, kok belum, Pak? Memang kenapa?”
Walikota: “Soalnya, lu kan hewan, yang didata disini kan manusia.”